Bismillah alhamdulillah washolatu wassalamu ala rasulillah
Awal tahun ini di mulai dengan kesempatan menjadi pembicara sharing session pada acara seminar IDE LPKIA Bandung, IF-SI Day 2026 yang diadakan oleh himpunan mahasiswa Informatika (IF) dan Sistem informasi (SI) di kampus tersebut.
Walaupun sempat ada perubahan jadwal beberapa kali, namun pada akhirnya disepakati hari nya di tanggal 30-Januari-2026.
Aku sudah prepare materi jauh hari sebelumnya. membahas sedikit tentang urgensi transformasi digital dalam sudut pandang bisnis, bagaimana melakukan titik inovasi dengan menggunakan teknologi sebagai akselerator percepatan melalui framework 10 types of innovation & mencari sweetspot inovasi yang akan dilakukan digitalisasi dengan mempertimbangkan "desirability, viability, dan feasibility". Materi berlanjut kepada menyiapkan digitalisasi yang trusted dengan transparansi data. Di akhir sesi, diperlihatkan juga sedikit bentuk outcome dari digitalisasi itu sendiri yang aku ambil dari studi kasus di perusahaanku dan beberapa member komunitas CITCOM.
Sebelum memulai sesi sharing aku sempat memberikan ice-breaking, dengan beberapa pertanyaan interaktif menggunakan mentimeter. Ada salah satu slide yang menarik untuk disimak dari ice-breaking tersebut yakni ketika pertanyaan tentang "Apa hal yang menghambat kamu menghadapi transformasi digital?" Menariknya jawaban dari audiens bukan hanya tentang teknologi itu sendiri, tapi lebih kepada hal-hal yang menjadi realita sehari-hari seperti problem adaptasi, banyak nya distraksi, boomer yang tidak mau berubah. Ini menjadi insight yg cukup seru karena dilihat dari world cloud. Tapi jujur beberapa jawabannya memang ada yang ngaco dan sekedar jokes aja sih.
Anyway. Terakhir aku jadi jadi pembicara selain di kantor 2 tahun lalu, 13 mei 2024 di Semarang di salah satu event dari BiznetGio. Kamu bisa lihat ceritanya disini.
Lesson learned.
Setelah 2 tahun vakum jadi pembicara di seminar, tentu saja banyak yang harus diperbaiki. Namun aku yakin dengan banyaknya jam terbang membuat kita bisa lebih nyaman dan bisa menyampaikan pesan kepada audiens dengan baik, karena itu tujuannya. Dan yang terpenting, berusaha memberikan manfaat walaupun sekecil apapun.